Sastrawan dan Hasil Karyanya
A. Chairil Anwar
Profil Chairil Anwar
Nama lengkap : Chairil A
Lahir : Medan, Sumatra Utara,
26 Juli 1922
Meninggal : Jakarta, 28 April 1949 (26 tahun)
Pekerjaan
: Penyair
Suku Bangsa
: Minangkabau
Nama Ayah
: Toeloes
Nama Ibu
: Saleha
Periode Menulis :
1942-1949
Hasil Karya
: 75 puisi, 7 prosa, dan 3 koleksi puisi
Karya Terjemahan : 10 puisi dan
4 prosa
Karya Terkenal
: Aku
Krawang Bekasi
Karya Chairil Anwar
Koleksi Puisi
1. Deru Campur Debu (1949)
2. Kerikil-Kerikil Tajam dan yang Terampas dan
yang Putus (1949)
3. Tiga Menguak Takdir (1950)
Puisi Asli
1. Ajakan
2. Aku
3. Aku Berada Kembali
4. Aku Berkisar Antara Mereka
5. Bercerai
6. Buat Album D.S.
7. Buat Gadis Rasid
8. Catetan Tahun 1946
9. Cerita Buat Dien Tamaela
10. Cintaku Jauh di Pulau
11. dan lain lain
Puisi Terjemahan
1.Biar Malam Kini Lalu
2. Datang Dara Hilang Dara
3. Fragmen
4. Hari Akhir Olanda di Jawa
5. Huesca
6. Jenak Berbenar
7. Lagu Orang Usiran
8. Mirliton
9. Musim Gugur
10. P. P. C.
Prosa Asli
1. Berhadapan Mata (1943)
2. Hoppla! (1945)
3. Maar Ik Wil Stil Zijn
4. Membuat Sajak, Melihat Lukisan (1949)
5. Pidato Chairil Anwar 1943 (1951)
6. Pidato Radio 1946 (1951)
7. Tiga Muka Satu Pokok (1947)
Prosa Terjemahan
1. Kena Gempur (1947)
2. Pulanglah Dia Si Anak Hilang (1948)
3. Tempat yang Bersih dan Lampunya Terang (1949)
B. Puisi
1. Definisi Puisi
Puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan
penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan struktur fisik
dan struktur batinnya.
Ciri-ciri Puisi
1. Tema adalah bahasa
2. Rasa adalah sikap penyair
terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya.
3. Nada adalah sikap penyair
terhadap pembacanya.
4. Amanat adalah sadar maupun
tidak, ada tujuan yang mendorong penyair menciptakan puisi.
2. Macam Puisi
1. Puisi Lama, adalah puisi yang
terikat oleh aturan.
Contoh :
a. Mantra
b. Pantun
c. Karmina
d. Seloka
e. Gurindam
f. Syair
g. Talibun
2. Puisi Baru, adalah puisi yang
tidak terikat oleh aturan.
Contoh :
a. Balada
b. Hinne
c. Epigram
d. Romansa
e. Elegi
f. Satire
g. Distikon
h. Terzina
i. Kuatrain
j. Sektet
k. Septime
l. Oktaf
m. Soneta
3. Makna Puisi “Aku”
Dalam puisi “Aku” karya Chairil Anwar, tokoh aku dalam puisi tersebut
mempunyai sebuah impian yang besar. Jika saatnya tiba, ketika aku berjuang
untuk mencapai cita-citanya, aku tidak ingin seorangpun yang dapat
menghalanginya. Tidak akan ada yang bisa menghalanginya untuk menggapai
cita-citanya. Walaupun aku adalah seorang yang miskin dan selalu dikucilkan
oleh masyarakat, aku tidak akan pernah menyerah. Walaupun banyak halangan dan
rintangan yang menyakitkan jiwa dan raganya, aku akan tetap tegar dalam menggapai
cita-citanya. Aku akan tetap berlari, berlari meraih impiannya. Hingga aku akan
terbiasa dengan segala rintangan yang menghadangnya. Aku akan tidak peduli
dengan apapun yang menghalanginya. Aku ingin hidup dengan umur yang panjang
agar dapat mencapai cita-citanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar